2018-10-16

DISEMINASI TEKNOLOGI TURIMAN PADA BIMTEK PENINGKATAN KAPASITAS PENYULUH DI KAB. LANDAK.

BPTP KALIMANTAN BARAT
...

Pelaksanaan Bimtek Peningkatan Kapasitas Penyuluh oleh BPTP Kalimantan Barat di Kabupaten Landak dilaksanakan pada hari Selasa, 16 Oktober 2018 di Aula Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Landak. Acara Bimtek tersebut dihadiri oleh para penyuluh dari 13 Kecamatan di Kabupaten Landak. Acara Bimtek tersebut dibuka oleh Kabid Penyuluhan (Fransiskus Asi). Dalam arahannya bapak Fransikus berpesan bahwa agar para penyuluh betul-betul mengikuti kegiatan ini karena sangat bermanfaat bagi peningkatan ilmu pengetahuan para penyuluh.

Pada kegiatan Bimtek tersebut disampaikan beberapa materi yaitu Teknologi Tumpangsari Tanaman disampaikan oleh Sution dengan tujan agar para penyuluh dapat mengetahui teknologi budidaya tanaman yang dilakukan dengan pola tumpangsari. Teknologi Budidaya cabai oleh Didik. S. Anshori, STP  dengan tujuan agar para penyuluh dapat mengetahui teknologi budidaya cabai yang saat ini dapat menjadi inflasi. Cara pembuatan video pendek  oleh Sanusi dengan tujuan agar penyuluh dapat mendokumentasikan kegiatan lapangan. Materi selanjutnya cara melakukan analisis data non parametrik disampaikan oleh Sigit Sapto Wibowo dengan tujuan agar para penyulu dapat dapat membuat karya tulis ilmiah dengan baik dan benar.

Salah satu materi yang sangat menarik yaitu tumpangsari tanaman, karena merupakan salah satu program Kementerian Pertanian yang mulai dilaksanakan pada tahun 2018. Kegiatan tumpangsari merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan produksi tanaman, karena pada areal lahan yang sama di produksi/dihasilkan lebih dari satu komoditas tanaman, sehingga pemanfaatan lebih efisien. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pelaksanaan program tumpangsari yaitu pengaturan populasi tanaman dimana tanaman padi gogo sebanyak 250.000 rumpun/ha, jagung 110.000 tanaman/ha dan kedelai 300.000 tanaman/ha. Pengaturan waktu tanam merupakan kunci keberhasilan dimana tumpangsari dengan jagung penaman kedelai dan padi gogo sebaiknya ditanam 3 minggu lebih duluan kemudian baru jagung. Selain itu juga karena populasi tanaman sangat rapat maka arah tanam sebaiknya serah dengan mata hari yaitu timur-barat agar intensitas radiasi matahari banyak yang masuk pada tanaman.

Berdasarkan Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) kegiatan Tumpangsari di Kabupaten landak seluas 500 ha, yang terdapat pada 5 Kecamatan yaitu Kecamatan Sebangki seluas 160 ha, Kecamatan Menyuke Hulu seluas 135 ha, Kecamatan Sengah Temila 25 ha, Mempawah Hulu 25 ha dan Kecamatan Menyuke 155 ha.

Sub Sektor : Padi, Jagung, Kedelai
Komoditas : Tanaman Pangan
Teknologi yang Digunakan : TUMPANG SARI TANAMAN PAJALE